Namaku Suratri. Aku adalah salah satu korban dari bencana Merapi 26 Oktober 2010 lalu. Aku bertempat tinggal di desa Umbulharjo. Aku seorang ibu dengan 6 orang anak dan 1 orang suami.
Sebelum Merapi memuntahkan 'kemarahannya'. Aku dengan anak bungsu ku dilarikan ke posko. Lalu suamiku dan dan kelima anakku menyusul. Tapi Tuhan berkata lain. Awan panas menerjang desaku. Lalu diikuti dengan lahar panasnya. Desaku hancur. Termasuk rumahku. Keluargaku hilang ditelan awan panas dan lahar panas.
Sekarang, aku menggantungkan hidupku dengan berjualan minuman dengan gubuk kecil di sebelah sisa-sisa rumahku. Aku dengan seorang anak bungsuku yang selalu ku gendong. Karna aku tidak mau kehilangannya seperti aku kehilangan yang lain. Di sisi gubuk kecilku kutiliskan sebuah kata-kata.
Nama saya Suratri, seorang ibu yang kehilangan 6 orang anggota keluarga akibat bencana Merapi 26 Oktober 2010
Demi mendapatkan belas kasih orang-orang yang berkunjung ke sana. Kadang aku berpikir 'Dukaku hanya menjadi tontonan'.


0 komentar:
Posting Komentar