Selasa, 19 November 2013
Baik-baik saja
Ditulis sama Rira di 20.54 0 komentar
Rahasia
Xxx, xxx xxxxx?
Ditulis sama Rira di 19.39 0 komentar
bila aku berhenti sekarang, itu bukan karena aku tidak mencintaimu lagi.
Ditulis sama Rira di 19.13 0 komentar
Sabtu, 19 Oktober 2013
Menunggu
Ditulis sama Rira di 22.06 0 komentar
Aku ini siapa?
Ditulis sama Rira di 21.58 0 komentar
Senin, 14 Oktober 2013
kau sudah tahu
kau harusnya sudah tahu. membaca bukanlah hobiku. aku membaca hanya untuk mencari dunia lain dan cerita lain agar aku tidak terlalu terpuruk dengan apa yang sedang kuhadapi sekarang ini.
kau harusnya sudah tahu. saat kekhawatiran datang tanpa permisi. saat itu pula aku dengan segera membaca buku. apapun itu.
kau harusnya sudah tahu. saat aku mencoba masuk kedalam cerita suatu buku, aku berjuang mati-matian. karena setengah detik saja aku lengah. kekhawatiran tentangmu itu datang lagi. bahkan akan semakin mengerikan.
kau harusnya sudah tahu. saat kekhawatiran itu terlihat begitu mengerikan. air didalam tubuhku akan berlarian keluar melalui celah-celah dimataku.
kau harusnya sudah tahu. aku tidak bisa melupakanmu. bahkan hanya setengah detik saja.
kau harusnya sudah tahu. saat aku memeluknya, seluruh sel dalam tubuhku menyebutkan namamu.
kau harusnya sudah tahu. aku tidak suka hujan. aku menari-nari dibawahnya hanya agar kau tidak melihat air yang perlahan-lahan keluar dari celah mataku.
kau harusnya sudah tahu. aku tidak hobi menulis. aku melakukannya hanya untuk menyampaikan rindu yang tidak pernah sempat kusampaikan kepadamu.
kau harusnya sudah tahu. aku tidak suka sibuk. aku tidak suka menjadi orang yang dipenuhi jadwal disetiap tanggal. aku melakukannya hanya untuk meredakan rindu.
Ditulis sama Rira di 15.56 0 komentar
Kamis, 19 September 2013
Hai
Hai kamu, apa kabar? Semoga kamu baik-baik saja ya. Aku harap saat kamu membaca ini, kamu tidak sedang merasa bahagia atau sedih, biasa-biasa saja.
Ditulis sama Rira di 20.17 0 komentar
Minggu, 15 September 2013
Ditulis sama Rira di 12.26 0 komentar
S.P.D.A ♥
ini adalah teman.
dimana kamu tidak perlu menggunakan tissue saat membuang ingusmu.
tidak perlu menutup mulut saat batuk. tidak perlu mengatakan 'permisi' atau 'maaf' saat membuang angin.
tidak perlu memikirkan kata-kata yang kamu ucapkan akan menyinggung perasaan atau tidak.
tidak perlu berpakaian yang pas agar terlihat rapi.
Apa yang kamu lakukan diluar sana tidak akan diperlukan lagi disini.
ini teman.
Ditulis sama Rira di 12.07 0 komentar
Kamis, 29 Agustus 2013
Dialog Minggu Lalu
Aku masih ingat. Disaat kamu benar-benar melepaskan sejenak kesibukan-kesibukan 'bullshit' mu itu lalu kamu mengajakku untuk meluangkan waktu sedikit untuk bercerita. Ya. Berdua.
Ditaman itu. Aku masih ingat. Kita duduk dibangku paling tengah. Agar bisa melihat pemandangan sekitar katamu.
Akupun masih ingat. Apa yang kita bicarakan disana. Membahas tentang mengapa hujan selalu terlihat begitu bersemangatnya setiap kali berlomba dengan teman lainnya untuk menyentuh bumi. Kenapa bulan begitu keras perjuangannya melawan matahari agar bisa ikut serta menyinari bumi, walaupun dia tau sinarnya tak seberapa. Mengapa awan sangat bersemangat berebut posisi dengan teman-teman lainnya untuk melindungi bumi. Mengapa daun bersusah payah mempertahankan dirinya agar tidak jatuh ke bumi lalu membuatnya kotor.
Walaupun mereka tau usaha yang mereka lakukan tidak memberikan pengaruh yang begitu besar untuk bumi. Tapi mereka tau, apa yang mereka lakukan itu tulus, karna mereka mencintai bumi.
Semua hening, lalu kamu angkat bicara.
"Dan aku akan berusaha semampuku, seperti hujan, bulan, awan, dan daun. Karna aku, mencintaimu."
Seketika hujan dimataku turun. Hujan dari langit turun. Awan berlari kesana-kemari. Daun-daun berjatuhan. Matahari dan bulan tampak sedang bertarung hingga menimbulkan sinar yang manusia sebut senja.
Lalu kamu memelukku. Sangat erat.
Ditulis sama Rira di 15.59 0 komentar
Selasa, 06 Agustus 2013
karena dengan mereka dan tanpamu itu tidak pernah cukup
Kamu terlihat sangat sibuk. Ya, kamu memang sedang sibuk. Kelihatannya sih kamu sibuk mempersiapkan sesuatu untukku. Ya, memang begitu, kamu selalu sibuk dengan persiapanku. Aku heran kenapa kamu begitu sibuknya sampai-sampai melihatku sekilas saja tidak sempat. Ah, mungkin perasaanku saja.
------------------
Kamu curang. Setelah kamu sibuk mempersiapkanku dan melihatku terliat begitu siapnya dengan semua yang telah kamu persiapkan, lalu kamu pergi begitu saja? Memangnya mereka yang kau siapkan untukku ini bisa apa? Apa bisa mereka menceritakanku tentang manisnya kehidupan atau bercerita tentang hantu di siang bolong untuk menakutiku agar tidak jadi berbuat jahil? Mereka bisa apa? Sebenarnya maksutmu ini apa? Kamu meninggalkan aku dengan apa yang sudah kamu siapkan dan kamu pikir ini sudah cukup. Sedangkan, kamu sedang asik bercerita tentang seekor semut yang tidak sengaja saling berpapasan pada saat mereka mengangkut gula dari rumah manusia kepada orang lain.
Apa yang kamu siapkan tidak pernah cukup bila itu tanpa kamu.
Ditulis sama Rira di 10.23 0 komentar
Senin, 07 Januari 2013
Ditulis sama Rira di 15.11 0 komentar
Ditulis sama Rira di 15.07 0 komentar







