BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Selasa, 20 April 2010

Mati Ditabrak Pesawat

Dua korban yang ditabrak pesawat latih di Lapangan Terbang, Curug, Tangerang, tewas. Kedua korban langsung dibawa ke rumah sakit.

"Dua anak sekolah itu dilaporkan tewas dan langsung dibawa ke RSUD Tangerang," kata Oos MJ, staf humas Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, Tangerang, kepadaVIVAnews, Senin 19 April 2010.

Menurut dia, dua awak pesawat yang menabrak sepeda motor yang melintas di landas pacu itu masih menjalani perawatan. "Yang instruktur sama murid di pesawat latih itu luka-luka. Yang tewas dua korbannya, anak sekolah," ujarnya lagi.

Kejadian itu terjadi di landas pacu saat pesawat latih akan mendarat. Pesawat tidak bisa menghindar karena tiba-tiba ada sepeda motor melintas di landas pacu pesawat.

Hingga kini kedua korban belum bisa diketahui identitasnya. Sedangkan dua awak pesawat langsung dibawa ke RS Siloam, Lippo Karawaci, Tangerang, Banten.




Pengendara sepeda motor yang tertabrak pesawat latih milik Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) jenis TB 10 PK AGU di landasan Bandar Udara Budiarto, Jalan Raya PLP, Curug, Tangerang, Senin 19 April 2010 sekitar pukul 08.00, tewas.

Identitas kedua orang itu sejauh ini belum diketahui. Sedangkan awak pesawat latih yang terdiri dari instruktur bernama Tesa Arya Putra dan siswa penerbang bernama Paska Abdilah kondisinya kritis dan mereka sudah dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Karawaci.

Bambang S Ervan, Kepala Pusat Komunikasi Publik Departemen Perhubungan, mengatakan kecelakaan terjadi pada waktu pesawat itu akan melakukan pendaratan. Ketika roda pesawat hampir menyentuh landasan Bandara Udara Budiarto, ternyata di sana ada sepeda motor yang tengah melintas.

Ervan mengatakan pada waktu pilot menyadari adanya sepeda motor, posisi pesawat latih tidak memungkinkan untuk kembali terbang meninggi atau menghindar dari sepeda motor. Akibatnya kecelakaan itu terjadi.

Kondisi akhir setelah kejadian, pesawat latih STPI dan sepeda motor nahas mengalami rusak berat.

0 komentar: